Wednesday, January 22, 2014

tips lulus kuliah dengan cepat dan berkualitas

          selamat bagi kalian yang sudah menginjak bangku kuliah,selamat pula untuk kalian yang telah melihat postingan ini,mengapa demikian?ya,karena dengan melihat postingan ini saya percaya bahwa kalian mempunyai sebuah keyakinan dan niat untuk lulus kuliah dengan cepat dan berkwalitas,tips yang akan saya sampaikan ini berasal dari pengalaman dari senior ,saran dosen dan pengalaman pribadi saya dalam perkuliahan.tips ini berlaku untuk kalian yang memang bersungguh sungguh ,bukan hanya untuk dibaca dan dilupakan seiring waktu.oke langsung saja berikut beberapa tips yang akan saya sampaikan ,renungkan dan tanamlah dalam hati kalian.
tips and trik buat kalian

  1.untuk kalian yang masih semester awal ataupun yang baru liat postingan ini,hehe,carilah informasi tentang    seluk beluk sistem yang ada di universitas fakultas sampai keprodi,contohnya :berapa sks yang harus ditempuh ,kapan kalian dapat memulai skripsi,kapan jadwal kalian bisa memulai bimbingan dan informasi lainya yang ada dikampus kalian,semua itu akan membuat kalian bisa merencanakan jadwal study dengan tepat dan berkwalitas.

  2.masuk kuliah terus dan jangan titip absen,dalam dunia anak perkuliahan,materi dari dosen sangatlah penting,perhatikan ,pahami dan teruslah bertanya apa yang tidak kalian mengerti,karena sebagian besar mahasiswa tidak belajar saat jam perkuliahan berakhir,kecuali kalo udah mepet ujian barulah kalian belajar,hehe,tapi yang demikian tidak akan membuat kalian selamat dalam kehidupan ini ,haha,karena ilmu yang kalian pelajari secara singkat,akan secara singkat pula hilangnya,berbeda jika rutin,kalian akan mengingatnya seumur hidup kalian.


3.kerjakan tugas dari dosen dan jangan menundanya,nih bagi kalian yang suka meremehkan tugas tugas yang diberikan dosen,saran saya mulai sekarang hilangkanlah sifat itu,kerjakanlah tugas dengan semaksimal mungkin,baik tugas itu mudah ataupun susah langsung kerjain aja,jangan nunggu jiplakan dari teman,inget,dosen lebih suka kerjaan yang salah daripada jiplakan dari temen kalian,inget ,dosen bukan hanya melihat hasil kerjaan kalian,tetapi prosesnya juga.

4.jangan lupa ikut ujian,nih bagi kalian yang biasanya sibuk sampai lupa ada midsemester,inget jangan mementingkan urusan pribadi kalo lagi ada ujian,kecuali memang urusanya sangat darurat,seperti mau nikahan gitu,hehe,inget ,ujian susulan itu akan membuat konsetrasi kalian menurun ,banyak faktornya,seperti ujianya sendirian,diawasi terus sama dosen,panik dan faktor lainya.

5.pelajari kurikulum yang ada,sebelum kalian mengambil sebuah mata kuliah,pelajarilah mata kuliah tersebut,pahami apakah mata kuliah yang akan diambil mudah atau susah bagi kalian,jangan memaksakan jadwal yang ada,ambilah mata kuliah yang mudah terlebih dahulu,sambil kalian sedikit demi sedikit mempelajari mata kuliah yang sulit yang akan kalian ambil nanti,hal tersebut akan membuat prestasi dan ipk kalian tinggi,karena kalian sudah bisa menghendel materi yang ada,tidak kewalahan dalam perkuliahan.

6.atur organisasi kampus yang kalian ikuti,memang mengikuti berbagai organisasi kampus itu sangat besar,diawal mungkin kalian akan bisa mengikuti 3-6 organisasi kampus dengan baik,namun sejalanya waktu kalian akan kwalahan menghadapi organisasi tersebut,saran saya pilihlah 1 atau 2 organisasi yang paling kalian suka dan minati,itu lebih banyak lagi manfaatnya ketimbang sibuk di banyak organisasi yang akan membuat kalian tidak fokus terhadap kuliah yang sedang kalian jalani.

7.jangan nyambi kerja yang tidak ada hubunganya dengan jurusan yang kalian ambil,kerja memang sangat membantu finansial kalian selama menjadi anak kampus ,namun saran saya pilihlah kerjaan yang tidak terlalu membebani pikiran dan carilah kerja yang memang bermanfaat untuk kalian lulus nanti,contohnya ,saya adalah mahasiswa olahraga,maka kaeja sampingan yang saya lakukan memiliki basic di olahraga seperti mengajar les renang,dan lainya,jangan mengambil pilihan yang berbeda dari jurusan yang kita tempuh seperti jadi sales ataupun lainya.

8.tentukan pilihan ide skripsi dan cari referensi,janganlah kalian mencari topik skripsi pada saat jadwal kuliah skripsi,semua itu akan membuat kalian pusing dan akan membuang waktu kalian,pilihlah topik sesuai basic keahlian yang kalian miliki,secepat mungkin carilah beberapa ide,buatlah teori sederhananya,carilah buku buku yang berkaitan dengan topik,catatlah gagasan penting yang ada,tulislah daftar dimana kalian bisa mendapatkan buku itu kembali kelak nanti saat di butuhkan,sering seringlah kaliah membaca di perpustakaan atau dimana saja mengenai topik skripsi kalian.

9.mulailah skripsi secepat mungkin,menurut yang saya ketahui mahasiswa bisa memulai skripsi di semester enam,mulailah langsung jika memungkinkan,jangan menunggu teman teman kalian,inget nasib skripsi kalian berada di tangan kalian sendiri,bukan ditangan teman kalian,soo cepatlah mulai dan fokus.

10.doa bapak dan ibu,mintalah doa kepada orang tua kalian yang ada dirumah setiap saat,juga mintalah doa kepada orang tua kalian yang ada di masa perkuliahan,seperti dosen dosen yang mengajar kalian,serta berdoalah selalu ketika melakukan sesuatu kepada yang kuasa agar diberikan kemudahan,menurut saya doa merupakan elemen yang penting dalam menjalani kehidupan ini.

itulah beberapa tips dan trik yang saya berikan,semoga bisa membantu kalian yang mempunyai keinginan lulus dengan cepat dan berkualitas,saran saya yang terakhir jangan lupa sering sering konsultasi sama wali dosen kalian,jangan kalo ada jadwal saja,mintalah saran kepada wali dosen kalian,itu akan membantu berbagai masalah yang ada dalam pekuliahan baik akademik maupun masalah pribadi kalian,satu lagi,jangan malasssssssssssss

nb:jangan lupa like and share postingan ini.makasih yang udah mau berbagi (Y)

Wednesday, January 8, 2014

lingkungan dan permasalahanya


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 . LATAR BELAKANG

       Sebagian besar manusia saat ini sudah tidak peduli lagi dengan sesama dan lingkungannya karena merasa berkelimpahan. Setelah sejarah panjang inovasi teknologi dan eksploitasi sumberdaya alam, manusia lalu mengalami kritis keterbatasan. Disisi lain, kekuatan yang dimiliki manusia sebenarnya justru merusak, bahkan membunuh manusia sendiri lewat kerusakan ekologik. Pada situasi seperti ini, manusia pada dasarnya sudah mulai kehilangan orientasi dan harapan hidup.

     Risiko berupa pudarnya orientasi dan harapan hidup yang mungkin telah dicanangkan, dipersiapkan dan diusahakan selama proses kehidupannya melalui penciptaan bentuk-bentuk peradaban yang digunakan untuk memanfaatkan dan mengolah sumber daya alam guna keberlangsungan hidup spesies manusia itu sendiri. Manusia lantas terlena dengan potensi dan kekuatannya sendiri dalam merengkuh kenikmatan fasilitas yang diberikan alam dan melupakan satu sisi dalam dirinya sendiri yang sesungguhnya merupakan kelemahan dan sekaligus menjadi kekuatannya, yaitu sikap mental.

     Atas dasar itu dalam pendidikan lingkungan setiap persoalan selalu dibahas dalam kaitannya dengan pembangunan dalam meningkatkan kualitas hidup (manusia) secara keseluruhan. Pendidikan etika lingkungan, terutama yang menekankan pada paham ekosentrisme, sangat penting untuk dilakukan dan dan diberikan pada generasi muda. Mengingat merekalah yang kelak akan meneruskan mengelolah alam semesta ini.




BAB II
                                                                   PEMBAHASAN


A. Lingkungan dan Permasalahannya


Masalah Iingkungan sudah ada sejak dahulu kala, tetapi dampaknya yang lebih luas mulai dirasakan pada dasawarsa 1950-an, akibat dari berkembangnya teknologi. Menurut Soeriaatmadja (1990), suatu penemuan yang sangat besar dampaknya terhadap alam pikiran manusia pada abad ke 20 ini ialah ketika manusia berhasil pertama kalinya mengarungi angkasa kuar dengan pesawat luar angkasa. Dari jendela pesawat para astronot dapat melihat planet bumi kita yang dihuni oleh bermacam-macam makhluk hidup. Pandangan lama menganggap bahwa manusia hidup di tengah-tengah berbagai benua yang terhampar luas tanpa batas dan dipisahkan oleh samudra yang batasnya tak jelas. Sehingga dengan berhasilnya manusia mengarungi angkasa luar, manusia juga dapat mengamati kerusakan planet bumi dari atas bumi.
Kerusakan lingkungan juga mengakibatkan kerusakan kehidupan, contohnya smog, asap menyerupai kabut yang berasal dari buangan mobil dan pabrik yang kemudian bereaksi dengan matahari, akan menganggu kesehatan (sistem pernafasan). Juga pengaruh logam berat air raksa (Hg) yang menyebabkan penyakit Minamata serta Iimbah logam kadmium (Cd) yang menyebabkan penyakit Itai-itai, keduanya di Jepang. Contoh di atas telah menarik perhatian serius beberapa negara sejak mulai 1970-an. Tepatnya setelah diselenggarakan konferensi PBB tentang Iingkungan hidup di Stockholm 5-11 Juni
1972. Sehingga tanggal 5 Juni selain dijadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (The Environment Day), didirikan pula badan PBB yang mengurus masalah lingkungan yaltu United Nation Environmental Programme (UNEP). Perlu diketahui bahwa pada konferensi tersebut ikut serta perwakilan Indonesia, yang sebelumnya telah mengadakan seminar tentang lingkungan hidup untuk pertama kalinya di Indonesia 15-18 Mei 1972 (Soemarwoto, 1997).
Beberapa hal pokok yang menyebabkan timbulnya masalah lingkungan antara lain adalah tingginya tingkat pertumbuhan penduduk, meningkatnya kualitas dan kuantitas limbah, adanya pencemaran lintas batas negara.





B. Masalah Lingkungan Secara Global

Masalah lingkungan saat ini menjadi salah satu isu yang paling sering dibahas baik oleh pemerintah, peneliti maupun badan organisasi di level internasional maupun lokal. Beberapa masalah lingkungan global antara lain:


1.Perubahan Iklim (Pemanasan Global)

Iklim bumi telah berganti beberapa kali sepanjang sejarah sampai saat ini, terentang mulai jaman es sampai periode-periode panjang bumi menjadi hangat dan es mencair. Berdasarkan sejarah, faktor-faktor alam seperti erupsi vulkanik, perubahan orbit bumi, dan jumlah energi yang dilepaskan oleh matahari dapat mempengaruhi iklim bumi. Sejak akhir abad 18, aktivitas manusia yang berhubungan dengan revolusi industri juga telah mengubah komposisi atmosfer sehingga mempengaruhi iklim bumi.
Menurut United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCC), perubahan iklim adalah perubahan yang disebabkan oleh aktivitas manusia baik secara langsung maupun tidak langsung yang mengubah komposisi atmosfer secara global dan mengakibatkan perubahan variasi iklim yang dapat diamati dan dibandingkan selama kurun waktu tertentu.
Perubahan iklim telah menjadi masalah yang sering diteliti oleh para ahli. Masalah perubahan  iklim ini  muncul  bersama  krisis  ekonomi,  kesehatan  dan  keselamatan, produksi  pangan,  keamanan  dan dimensi-dimensi  yang  lain.  Perubahan  pola  iklim, sebagai misal, mengancam produksi pangan melalui meningkatnya curah hujan yang tidak normal, meningkatnya permukaan air laut mengkontaminasi persediaan air tawar di pesisir dan meningkatnya resiko bencana banjir, dan menghangatnya atmosfer juga membuat penyebaran hama dan penyakit tropis ke daerah lain.
Beberapa efek lain dari perubahan iklim antara lain:

      1.Meningkatnya suhu bumi. Rata-rata kenaikan suhu global sekitar 0,74o  C selama abad  20 ini.   Kenaikan selama 50 tahun terakhir  ini  hampir  2 kali lebih  tinggi dibanding 100 tahun sebelumnya.
      2.Terdapat karbon dioksida lebih banyak di atmosfer. Karbon dioksida adalah penyumbang utama terjadinya perubahan iklim.
    3.Banyak curah hujan dan banyak terjadi kekeringan. Terjadi curah hujan yang lebih tinggi pada daerah timur Amerika Utara dan Amerika Selatan, Eropa Utara, Asia Utara dan Asia Tengah selama dekade belakangan ini. Tetapi di Mediterania, Afrika Selatan dan sebagian Asia Selatan mengalami kekeringan.
   4.Kenaikan permukaan air laut. Total kenaikan permukaan air laut selama abad 20 sekitar 0,74 meter dan ini jauh lebih besar dibandingkan kenaikan selama 2000 tahun sebelumnya. 5.Berkurangnya lapisan es, terutama pada musim panas.



2.Penipisan Lapisan Ozon

Lapisan ozon adalah lapisan konsentrasi molekul ozon yang terdapat di stratosfer. Ozon adalah senyawa kimia yang terdiri dan 3 atom oksigen (O3). Sekitar 90% dari ozon
yang ada di bumi terdapat di lapisan ozon. Di lapisan atmosfer (dekat permukaan bumi) ozon dapat mengganggu kesehatan, tetapi di lapisan stratosfer ozon akan melindungi mahluk hidup dan sinar ultra violet yang dipancarkan oleh matahari. Berlubangnya lapisan ozon mengakibatkan semakin banyak radiasi yang mencapai permukaan bumi. Untuk manusia, paparan sinar UV yang berlebihan dapat mengakibatkan kanker kulit, katarak, dan memperlemah sistem kekebalan tubuh. Peningkatan radiasi UV juga mengakibatkan berkurangnya hasil panen dan gangguan pada rantai makanan di laut.
Berlubangnya lapisan ozon sebagian besar disebabkan oleh CFC (Chlorofluorocarbons), HCFC (Hydrochlorofluorocarbons), HFC (Hydrofluorocarbons), dan PFC (Perfluorocarbon). Gas-gas ini biasanya digunakan pada AC dan lemari es, emisi dari industri energi, semen, pulp dan kertas. Peristiwa berlubangnya ozon karena CFC melalui urutan sebagai berikut: CFC terlepas dari sumber dan naik ke stratosfer, sinar matahari memecah CFC sehingga menjadi atom klorin yang kemudian menjadi penyebab rusaknya lapisan ozon.


3.Efek Rumah Kaca


Selain penipisan ozon, masih banyak lagi ancaman Iingkungan yang dapat mempengaruhi kehidupan kita, yaitu adanya gas pencemar (polutan) yang menyebabkan efek rumah kaca (ERK). Gas-gas pencemar akan melapisi bumi sehingga sinar matahari yang berhasil menerobos, panasnya akan tertahan tidak dapat lepas kembali ke atmosfer bebas. Fenomena ini menyerupai efek   rumah kaca (green house effect), suhu dalam rumah kaca  lebih tinggi karena panasnya tidak dapat menembus kaca. Sebenarnya bila bumi ini tidak ada gas polutan yang  membentuk gas rumah kaca (GRK) seperti CO, Ca2, metana, maka suhu rata-rata permukaan bumi hanya -18°C suhu yang dingin bagi kehidupan mahluk hidup. Tetapi  dengan meningkatnya kadar GRK akan meningkat pula ERK  (efek  rumah kaca)    sehingga suhu  permukaan  bumi  akan  naik  pula,  sehingga menyebabkan pemanasan global.



4.Hujan Asam

         Hujan asam adalah istilah yang secara luas digunakan untuk campuran materi asam nitrit dan asam sulfit baik secara basah dan kering dari atmosfer melebihi jumlah normal. Penyebab atau unsur kimia pembentuk dari hujan asam berasal dari sumber- sumber alami seperti kegiatan vulkanik dan vegetasi yang terurai, maupun yang diakibatkan oleh aktivitas manusia, yang terutama berasal dari sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (NOx) berasal dari pembakaran bahan bakar fosil.
Unsur-unsur kimia asam dapat berupa hujan yang mengandung asam, fog (kabut

asap), dan salju. Jika unsur-unsur asam di udara tertiup angin dimana kondisi cuaca lembab, unsur kimia tersebut akan jatuh ke tanah dalam bentuk hujan, salju, fog, atau kabut. Setelah jatuh ke bawah dan mengalir akan mempengaruhi  bermacam-macam tanaman dan hewan.
Pada area dengan cuaca kering, unsur kimia asam dapat berupa debu atau asap dan jatuh ke tanah dalam bentuk deposisi kering, menempel ke tanah, gedung, rumah, mobil dan pepohonan. Partikel gas dan padat bersifat asam ini dapat terbilas air hujan


dan jatuh sebagai air limpasan yang mengandung asam. Sekitar separuh dari keasaman di atmosfer turun ke tanah dalam bentuk deposisi kering.


C. Masalah Lingkungan Secara Nasional


Masalah  lingkungan  secara  nasional  tidak  jauh  berbeda  dengan     masalah lingkungan  secara  global.  Bedanya  terletak  pada  corak,  bobot  besaran  masalahnya. Masalah lingkungan secara nasional mempunyai persamaan yang jelas bila dibandingkan dengan masalah lingkungan di negara-negara berkembang dalam lingkup nasional. Keadaan dan masalah lingkungan pada tingkat nasional didahului oleh uraian mengenai keadaan dan masalah kependudukan yang secara global merupakan penyebab utama dan  munculnya  masalah  lingkungan  tersebut.  Masalah  kependudukan  di  Indonesia ditandai  oleh  laju  pertumbuhan  penduduk  relatif  masih  tinggi,  penyebaran  penduduk belum berimbang, dan mutu kehidupan penduduk secara umum masih perlu ditingkatkan. Hal demikian dibarengi oleh berbagai pola dan langkah pembangunan yang cenderung:
a.   Merusak/mengganggu sistem pendukung kehidupan manusia

b.   Menciptakan ancaman dan bahaya buatan manusia dalam bentuk berbagai sumber bencana
c.   Berlanjutnya dampak dan resiko lingkungan ini pada generasi masa datang

d.  Makin lemahnya struktur dan fungsi organisasi sosial masyarakat dalam berperan   serta   dalam   mendukung   kegiatan   pembangunan   maupun mengelola lingkungan
Masalah lingkungan nasional (lokal) yang ditimbulkan juga menimbulkan kerusakan pada alam, yaitu :
1)   Kerusakan Hutan Tropis

Kerusakan disebabkan penjarahan yang dilakukan secara terang-terangan menyebabkan   hutan-hutan   rusak   parah.   Disamping   penjarahan   kerusakan   juga diakibatkan karena kebakaran baik karena faktor alam maupun ulah manusia yang tidak bertanggungjawab.
2)   Kerusakan terumbu karang

Terumbu karang adalah suatu tumbuhan dan hewan yang berada di daerah perairan laut dangkal.
Fungsi terumbu karang sebagai :

1.   Penahan gelombang sehingga erosi tepi pantai dapat dikurangi

2.   Tempat tinggal tetap atau sementara bagi berbagai jenis hewan serta tempat, persembunyian yang paling aman bagi hewan-hewan kecil
3.   Tempat tumbuhnya berbagai macam zooxantellae dan alga, sehingga pada siang  hari  menghasilkan  O2   yang  diperlukan  ikan  dan  mahluk  hidup  di


bumi,serta dapat dijadikan taman laut yang paling mengesankan.

4.   Sumber penghasilan dan makanan bagi masyarakat pesisir karena potensi perikanan terumbu karang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi
5.   Bahan obat-obatan penyakit kanker berasal dari biota terumbu karang

6.   Tujuan pariwisata yang indah dan unik



Kerusakan terumbu karang sampai kedalaman 3 m di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Kegiatan manusia yang menyebabkan kerusakan terumbu karang antara lain penangkapan udang atau ikan dengan merusak karang, pengambilan karang untuk bangunan, pembersihan karang dari perairan pantai untuk keperluan pariwisata. Dengan rusaknya terumbu karang maka fungsi terumbu karang sebagai penahan gelombang, tempat tinggal banyak organisme, potensi ekonomi dan pariwisata jelas terganggu.


3)   Kerusakan hutan bakau.

Hutan bakau atau lebih dikenal dengan mangrove adalah hutan yang tumbuh sepanjang daerah pantai atau sekitar muara sungai dan sangat dipengaruhi pasang surut air laut. Ekosistem hutan mangrove tumbuh di daerah pantai yang landai dan terlindung. Tempat yang paling ideal untuk pertumbuhan hutan mangrove adalah sekitar muara dan delta sungai yang lebar dan kaya dengan lumpur dan pasir.
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai sepanjang 81.000 km, memiliki hutan mangrove yang sangat luas. Menurut data hutan mangrove Indonesia dipekirakan 3,6 milyar hektar khususnya di sepanjang pantai timur Sumatra, pantai Kalimantan dan Irian Jaya.
Fungsi hutan bakau (Reksodihardjo dan Lilley, 1996) adalah sebagai berikut:

     1.Hutan bakau merupakan sumber daya yang kaya baik dalam hal penyedia tempat tinggal bagi  binatang air seperti ikan, udang dan penyedia kayu  atau pemanfaatan daun bakau bagi binatang ternak.
      2. Selama proses pembusukan, hutan bakau menjadi sumber makanan utama untuk moluska, kepiting, cacing dan binatang-binatang kecil  lainnya.
       3 .Sebagai pelindung dan stabilisator garis pantai dan bahaya abrasi.

       4.Sebagai pengikat lumpur dalam pembentukan lahan.

   5.Sebagai  lahan  yang  digunakan  untk  berbagai  kegiatan  manusia,  seperti tempat pemancingan atau tempat wisata.
    6.Buah dan daun beberapa tumbuhan bakau dapat dimanfaat nelayan sebagai makanan dan obat, seperti di Asia Tenggara, abu rebung, dan daun nipah sudah lama digunakan sebagai obat untuk  menyembuhkan herpes, sakit gigi dan sakit kepala.

     7.Tanaman mangrove juga merupakan penghasil madu meskipun hal ini belum tersebut dimanfaatkan secara sempurna


Kerusakan  hutan  bakau  yang  utama  adalah  alih  fungsi  hutan  bakau  tersebut menjadi daerah tambak (Kep. Karimunjawa, Cilacap), daerah pemukiman (Tanah Mas Semarang), perluasan objek wisata atau rekreasi. Belum lagi penebangan hutan bakau sebagai kayu bakar atau bahan bangunan. Polusi minyak juga mengancam juga tumbuhnya hutan bakau.


D. Masalah Lingkungan Secara Lokal

Kota   Semarang   yang   merupakan   ibukota   Propinsi   Jawa   Tengah   dapat digolongkan sebagai kota metropolitan. Secara administratif, Kota Semarang terbagi atas
16 kecamatan dan 177 kelurahan. Luas wilayah kota Semarang 373, 70 km2  dengan

jumlah  penduduk  pada  tahun  2008  adalah  sebesar  1.481.640  jiwa.  Secara  umum masalah lingkungan yang terjadi di Kota Semarang antara lain penyebaran air payau (intrusi air laut), longsor dan limbah cair, banjir dan rob.


1.   Penyebaran air payau (intrusi air laut)

Penyebaran air payau di Kota Semarang semakin luas dan kadar garam semakin tinggi. Pemanfaatan air tanah di kawasan pantai yang dilakukan berlebihan tanpa perhitungan  akan  menyebabkan  air  laut  begitu  mudah  meresap  ke  darat.  Kondisi menyolok terjadi di sekitar Tawangsari, Tambaklorog, Genuksari, Wonosari, Tambaksari, dan Bedono. Pada daerah-daerah tersebut, sampai kedalaman 40 meter air tanah sudah payau. Air tanah segar baru didapat pada kedalaman lebih dari 60 meter. Hampir semua air tanah dangkal di kawasan Semarang, terutama sumur gali dengan kedalaman sampai
10 meter memiliki salinitas tinggi.

Penurunan kualitas air tanah bukan hanya karena kandungan garam, tetapi juga dari  jumlah  koloid  yang  ikut,  sehingga  air  berwarna  merah  kecoklatan.  Akibatnya beberapa sumur pompa dan bahkan sumur bor menjadi tidak layak untuk minum, hanya untuk MCK. Air tanah dangkal di kawasan Kalisari, Tapak, Beji dan kompleks Pertamina mengandung  unsur  CaCO3  522  mg/l,  Mg  177,7  mg/l  dan  Fe  11,7  mg/l.  Kekeruhan tersebut melebihi ambang batas yang dipersyaratkan. Kekeruhan dan kelebihan unsur- unsurnya begitu jelas sehingga air berwarna kecoklatan dan terasa asin.


2.   Banjir dan Rob

Banjir yang terjadi di Kota Semarang pada umumnya disebabkan karena tidak terkendalinya aliran sungai, akibat kenaikan debit, pendangkalan dasar badan sungai dan penyempitan sungai karena sedimentasi, adanya kerusakan lingkungan pada daerah hulu (wilayah  atas  kota  Semarang)  atau  daerah  tangkapan  air  (recharge  area)  serta diakibatkan pula oleh ketidakseimbangan input output pada saluran drainase kota. Cakupan banjir saat ini telah meluas di beberapa kawasan di Kota Semarang, yang mencakup sekitar muara Kali Plumbon, Kali Siangker sekitar Bandara Achmad Yani, Karangayu, Krobokan, Bandarharjo, sepanjang jalan di Mangkang, kawasan Tugu Muda Simpang  Lima  sampai  Kali  Semarang,  di  Genuk  dari  Kaligawe  sampai  perbatasan Demak.
Persoalan  yang  juga  sering  muncul  adalah  terjadi  air  pasang  laut  (rob)  di beberapa bagian di wilayah perencanaan yang menjadi langganan genangan akibat rob. Saluran drainase yang mestinya menjadi saluran pembuangan air ke laut berfungsi sebaliknya (terjadi backwater), sehingga sistem drainase yang ada tidak dapat berjalan dengan semestinya. Hal ini menjadi lebih parah bila terjadi hujan pada daerah tangkapan dari saluran-saluran drainase yang ada. Sehingga terjadi luas genangan yang semakin besar dan semakin tinggi.


3.   Longsor

Kota Semarang merupakan salah satu kota besar yang unik. Karena kota ini terbagi dalam dua alam yang kontras dengan jarak sangat berdekatan. Kawasan kota bawah berbatasan langsung dengan pantai. Sementara kawasan perbukitan jaraknya sangat pendek.
Kawasan kota yang berada di bawah tentu rawan banjir dan rob. Sementara daerah perbukitan rawan longsor. Tujuh dari 16 kecamatan di Kota Semarang memiliki titik-titik rawan longsor. Ketujuh kecamatan tersebut adalah Manyaran, Gunungpati, Gajahmungkur, Tembalang, Ngaliyan, Mijen, dan Tugu. Kontur tanah di kecamatan- kecamatan tersebut sebagian adalah perbukitan dan daerah patahan dengan struktur tanah yang labil.
Pengertian  tanah  longsor  adalah  terjadinya  pergerakan  tanah  atau  bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur yang umumnya terjadi di daerah terjal yang tidak stabil. Faktor lain yang mempengaruhi terjadinya bencana ini adalah lereng yang gundul serta kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. Air hujan adalah pemicu utama terjadinya tanah longsor. Ulah manusiapun bisa menjadi penyebab tanah longsor seperti penambangan tanah, pasir dan batu yang tidak terkendalikan. Menurut organisasi MPBI (Masyarakat Peduli Bencana Indonesia), gejala umum tanah longsor meliputi:

1. Muncul retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing

2. Muncul mata air secara tiba-tiba

3. Air sumur di sekitar lereng menjadi keruh

4. Tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan



Evaluasi

1.     Apa yang anda ketahui tentang masalah lingkungan?

2.     Faktor apa saja yang menyebabkan masalah lingkungan global?Jelaskan.

3.     Pada tanggal berapakah hari lingkungan hidup diperingati?

4.     Bagaimana sebab dan dampak yang ditimbulkan dari penipisan lapisan ozon?

5.     Bagaimana penanggulangan dari penipisan lapisan ozon?

6.     Bagaimana sebab dan dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global?

7.     Bagaimana cara menanggulangi pemanasan global?

8.     Bagaimana penyebab kerusakan hutan tropis?

9.     Sebutkan dan jelaskan tipe-tipe terumbu karang?

10.   Jelaskan fungsi dari terumbu karang, dan bagaimana jika terumbu karang rusak?

11.   Apa peranan hutan bakau?

12.   Menurut anda, pentingkan terdapat terumbu karang dan hutan bakau?

13.   Daerah manakah yang memiliki terumbu karang dan hutan bakau?

14.   Menurut anda, apakah peran serta pemerintah dalam upaya mengurangi masalah lingkungan? Berhasilkah pemerintah dalam mengatasi masalah lingkungan? Jelaskan?



                                                                   BAB II
                                                                  PENUTUP
KESIMPULAN SARAN
   Guna menjamin kelangsungan hidup kita dan generasi mendatang diharapkan agar tetap memiliki  kehidupan dan lingkungan dalam suasana yang baik dan menyenangkan, banyak hal yang dilakukan untuk menjamin kelangsungan hidup alam semesta, setidaknya kita harus merubah sikap dalam memandang dan memperlakukan alam sebagai hal bukan sebagai sumber kekayaan yang siap dieksploitasi, kapan dan dimana saja.oleh karena itu kita harus menjaga alam ini dengan sebaik baiknya agar kelak anak cucu kita dapat merasakan kekayaan dan kelestarian alam ini

 




 
                                                            DAFTAR PUSTAKA
1.buku pendidikan lingkungan hidup
2.blulukz.blogspot.com